Kenapa orang Kristen beribadah dengan pakaian tidak sopan? – Nur’ain Dumaha

POSO, ParitasInsitute.org – Pengalaman hidup saya ketika berbaur dengan agama non Muslim ketika saya duduk di bangku SD. Saya bersekolah di sekolah negeri, jadi beberapa ada yang beragama Kristen dan juga Islam. Pada saat itu, saya ikut lomba menyanyi solo. Saya latihan bernyanyi di dalam gereja dan dilatih oleh kepala sekolah saya sendiri yang beragama Kristen.

Perasaan saya pada saat saya masuk ke dalam gereja itu biasa-biasa saja dan tidak merasa takut sama sekali. Kemudian menurut saya, perbedaan agama itu biasa karena Indonesia merupakan negara dengan berbagai keanekaragaman suku, agama, budaya, ras yang tersebar dari ujung barat Indonesia, yaitu Sabang dan ujung timur Indonesia yaitu Merauke. Dan Indonesia memiliki dasar negara, yaitu Pancasila dengan nilai-nilai yang mengharuskan setiap warga negara untuk menjaga, menghormati dan menghargai setiap warga walaupun berbeda suku, agama dan ras. Intinya adalah Bhineka Tunggal Ika yaitu, berbeda-beda tetapi tetap satu.

Untuk saling menjaga kerukunan dan keharmonisan, setiap agama harus toleran terhadap agama lain. De pe inti saling menghargai satu sama lain.

Sebelumnya saya belum mengetahui tata cara beribadah agama Kristen. Tapi setelah berdialog dengan kak Sri Mokere, dia menceritakan bahwa dalam agama Kristen itu ada ibadah yang dilakukan setiap hari Minggu, yaitu ibadah umum atau ibadah jemaat. Cara beribadahnya itu terstruktur dalam sebuah liturgi. Pakaian yang mereka gunakan saat beribadah bebas dan sopan. Setelah saya mengetahui tata cara beribadah agama Kristen saya sudah tidak bertanya-tanya lagi, karena dalam benak saya orang Kristen itu kalau pergi beribadah pakaiannya kurang sopan untuk menarik perhatian laki-laki. Ternyata tidak seperti yang saya pikirkan.

Pewarta: Wahyuningtyas Woro
Editor: Boy Tonggor Siahaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *